DAMPAK PENGGUNAAN NARKOBA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PENDIDIKAN
Abad 20 merupakan masa di mana umat manusia menghadapi arus spekulasi kehidupan yang teramat dahsyat. Warga dunia berjumpa dengan aneka peristiwa tragis, dramatis maupun gejolak kebahagiaan. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan teknolgi semakin dirasakun manfaat dan madraratnya hampir di setiap lini kehidupan manusia.Selain perkembangan IPTEK atau rekayasa sains yang sudah maju, abad ini juga mngundang degradasi moral manusia serta penurunan gairah beragama terutama terjadi di kalangan remaja, mahasiswa dan pelajar.
Terjadinya degradasi moral di kalangan remaja dan pelajar ini ditandai dengan beberapa hal, salah satunya adalah kecanduan Narkoba.Narkoba (Narkotika dan obat-obat berbahaya), NAZA (Narkotika dan zal aditif) atau NAPZA saat ini rcmai dibicarakan di mana-mana. Produk Syetan ini begitu mudah masuk dan peredarannya di Indonesia sungguh luar biasa, merambah ke seluruh background kehidupan dan tingkat usia mulai dari para pejabat hingga rakyat biasa.Narkoba adalah racun yang bukan saja merusak seseorang secara fisik tetapi juga merusak jiwa dan masa depannya. Secara fisik, semakin lama semakin ambruk semsntara mentalitasnya sudah terlanjur ketergantungsn dan membutuhkan pemenuhan narkoba dalam dosis yang semakin tinggi. Jika tidak bcrhasil menemukan narkoba, tubuhnya akan mengadakan reksi yang menyakitkan di antaranya sembelit, muntah, muntah, kejang-kejang, dan badan menggigil yang kemudian dikenal dengan nama sakau.Saat ini menurut data kepolisian, para pecandu narkoba sudah mencapai angka 3% dari keseluruhan penduduk Indonesia. Sementara itu modus operasi di perdagangan narkoba sudah semakin sedemikian canggih. Diantaranya dicampurkan dengan minuman saat pesta, dibungkus permen dan lain-lain.Penggunaan narkoba juga terjadi di lingkungan pendidikan termasuk di lembaga pendidikan yang berbasis Islam.
Kenyataan ini tentu saja mengejutkan banyak pihak terutama pihak sekolah dan orang tua murid itu sendiri. Kenyataan seperti itu jika dihubungkan dengan prestasi belajar Pendidikan Agama Islamnya sangatlah mengkhawatirkan. Sebab umumnya para pemakai narkoba ini mengalami penurunan prestasi baik di bidang agama maupun umum. Dimulai dari turunnya kedisiplinan sekolah hingga turunnya prestasi beragama seperti sholat. puasa dan sebagainya. Melihat fenomena tersebut jelas memprihatinkan betapa kian kedepan Indonesia bukan semakin maju malah mundur beberapa langkah. Masa depan menjadi taruhan. Kesadaran kita untuk menjadikan narkoba sebagai musuh bersama adalah satu-satunya jalan.Berdasarkan latar belakang di atas, saya sendiri atau semuanya tertarik untuk memusuhi “NARKOBA“Masalah merupakan suatu keadaan yang menerangkan keragu-raguan atau ketidakpastian yang tegas dan tepat untuk segera ditanggulangi sehingga mengetahui jalan keluar. Dari dua Variabel yang diteliti, rnaka dapat ditentukan formulas! masalahnya sebagai berikut:
1. Bagaimana pengertian penggunaan narkoba di kalangan siswa.
2. Bagaimana konsep prestasi belajar siswa
3. Bagaimana dampak penggunaan Narkoba di kalangan siswa terhadap prestasi belajar mereka dalam pelajaran
Kebiasaan merupakan kecenderungan untuk beraksi dengan cara tertentu terhadap suatu rangsangan. Kebiasaan siswa dapat merientukan prestasi siswa itu sendiri. Karena secara keseluruhan setelah seseorang melakukan suatu proses belajar, akhirnya akan diperoleh suatu hasil yang dapat dirasakan oleh yang bersangkutar. Hasil yang diperolch itu lebih dikenal dengan prestasi.Adapun hubungannya dengan kebiasaan menggunakan narkoba, bahwa sangatlah mustahil suatu prestasi akan didapat jika kebiasaan belajarnya sangat negatif. Contoh, belajar memerlukan konsentrasi tinggi melalui membaca, memperhatikan, mendengarkan serta menganalisis. Sementara itu jika kondisi fisik dan mentalnya lemah, loyo, dan sebagainya akibat naroba, maka mustahil prestasi belajar dapat diraih dengan baik. Apalagi jika dihubungkan dengan pengamalan ajaran agama dan pendidikan serta masyarakat umum. Dan ingatlah sesungguhnya syaitan sangat ingin ada permusuhan dan saling membenci dengan jalan membuatmu bahagia sesaat dan menjauhkan kalian dari ingat kepada Allah. Apakah kalian tidak mau berhenti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar